Ah, akhirnya ikut juga berkomentar...Dasar deh...
Cerai adalah perkara halal yang dibenci Allah.
Poligami adalah perkara halal yang dibenci para istri.
Dan zina adalah perkara haram yang dicintai para...siapa ya?...artis dan anggota DPR, barangkali
Menurutku, poligami ini baik bagi AA Gym. Biar para penggemar, pemuja dan fans berat AA Gym tahu bahwa beliau adalah manusia juga yang boleh dikritik habis (bahkan tak sedikit yang mencaci maki). Biar AA Gym makin paham bahwa dia bukan makhluk sempurna yang pantas mendapatkan segala pujaan, yang sedemikian parahnya bisa saja menyeret dan menjerumuskan beliau jadi sombong dan tertipu.
Konon ada ulama yang jika disanjung berlebihan, atau jika ada rasa ujub terselip di hatinya, segera melakukan 'pekerjaan-pekerjaan rendah' seperti membersihkan kamar mandi, mengepel lantai dll, yang biasa dilakukan para murid atau pelayannya. Ada juga yang kabarnya menyiramkan debu ke kepalanya. Dengan itu mereka menghukum diri mereka sendiri dan menampakkan pada manusia bahwa mereka juga bisa 'hina'. Siapa tau, AA Gym juga sedang menghukum dirinya sendiri saking banyaknya pujaan terhadap dirinya...(Tapi sebagai hukuman masih terlalu enak ya...heheh).
Aku sendiri berfirasat bahwa para dai kondang yang dibesarkan media, dipuja dimana-mana, punya fans kebanyakan wanita, dan diperlakukan persis seperti idola remaja akan 'end up' berpoligami. Coba aja. Siapa yang bisa tahan kalau tiap saat ada aja yang mau menawarkan dan menawari diri untuk dinikahi...:)
Dan juga aku berprasangka bahwa para wanita yang mencari lelaki sempurna, seperti ganteng, shaleh, kaya dan mengerti bagaimana memperlakukan wanita sekaligus, akan 'end up' jadi istri kedua. Soalnya, mana ada bujangan shaleh yang nggak amatiran sama perasaan wanita. Kalau ada, pasti playboy, udah beristri atau jagoan teori...:) Minimal, aku sendiri yang merasa lelaki baik-baik (ceileh), bebal sekali dengan perasaan wanita...haha.
Ya, udahlah.
Bujangan kok bicara poligami. Nggak tau diri itu namanya..
Guilderland, awal Des 2006.
 | setahu saya AA gym tidak begitu deh....kita sih bleh saja mencintai dan bahkan menjadi fans beratnya....namun hal itu tidak boleh lebih cintanya kepada Allah SWT...
Waktu Konferensi pers tadi pagi di TV...hal itu terjawab sudah...AA Gym menikah dengan Janda beranak 3 bukan gadis...dan hal itu juga diiyakan oleh teh ninih....
Jadi....jangan yang tadinya kita cinta menjadi benci...berarti kita ini masih plin-plan dalam menyukai, mengagumi bahkan mencintai seseorang.
maaf yah....kepanjangan...komentarnya...salam kenal
|
 | aridha wrote on Dec 3, '06, edited on Dec 3, '06 Cerai adalah perkara halal yang dibenci Allah.  Setahu saya, hadits yang mengatakan bahwa thalaq adalah perkara halal yang dibenci Allah tidak sah. Hukum thalaq tergantung pada kasusnya.
Sedangkan sikap terhadap poligini kembali pada pemahaman suami dan istri. Suami dan istri yang baik akan tahu hak dan kewajibannya sehingga dalam poligini suami akan tahu kemampuannya dan istri bijak dalam menyikapinya.
Yang terjadi masa ini adalah distorsi tata nilai sehingga banyak suami yang menyalahgunakan poligini dan banyak istri yang terbuai dengan romantisme monogami.
Dalam permasalahan ini juga banyak orang yang hanya mengandalkan akal dan perasaannya tanpa memeriksa apakah pemahamannya telah sejalan dengan syari'at. Suami yang berpoligini acap diposisikan sebagai pengikut hawa nafsu - padahal poligini adalah perkara yang dasarnya halal sedangkan istri yang menerima poligini dianggap "bodoh" atau tertindas. Allahul musta'an.
Allahu Ta'ala a'lam. |
 | uda, yang saya heran (setelah dengar konferensi perss nya Aa plus teh Nini), Aa bilang polygamy (polyginy, maksudnya) adalah emergency exit. Terus, beliau juga bilang, "diputuskan untuk mencoba alinea baru dalam kehidupan berumah tangga" Gimana sih, emergency exit kok coba-2? Teh Nini sih luar biasa deh...saluttttt (t nya ada berapa ya? kurang nggak nih?) |
 | Wah saya lebih asyik menikmati diskusi uda tanjung dan mbak dee. dari pada dengar komentar aa gym nikah lagi he......... |
 | aridha wrote on Dec 3, '06, edited on Dec 3, '06 kalo gak salah poligami itu "pintu darurat".  Kurang tepat jika dikatakan poligini adalah "pintu darurat" karena seakan hukum dasarnya adalah haram dan jadi halal ketika ada masalah darurat. Seperti daging babi kan haram namun jika seseorang kelaparan hingga terancam jiwanya sedangkan yang ada hanya daging babi maka daging babi itu menjadi halal sebatas untuk menjaga jiwanya.
Nah, kalau dikatakan bahwa poligini adalah "pintu darurat" misalnya karena istri tidak dapat memberikan keturunan, apakah lantas setelah menikah lagi lalu memperoleh keturunan lantas poligini jadi tidak boleh lagi baginya (alias hanya boleh punya satu istri saja)? Kan tidak begitu.
Hukum dasar poligini adalah halal (bukan wajib juga lho ya) namun jika tidak mampu berbuat adil (yakni dalam masalah nafkah dan giliran) maka menikah cukup satu orang istri saja. Hukum untuk orang per orang akan berbeda-beda sesuai keadaan masing-masingnya, bisa wajib, mustahab, mubah, makruh atau haram. Jadi seperti halnya perkara halal lainnya.
Allahu Ta'ala a'lam.
|
 | udah lama ga mampir sini...eh ternyata uda mbahas tema ini juga :)..pa kabar da? |
 | Waks, ternyata Uda ikutan ngebahas juga...! Tapi seneng juga ngebacain diskusinya, adem ayem. Uni jadi pandanga sa lah...
|
 | hmmmm... saya kok lebih tertarik menggosipkan info terbaru tentang "ada berita gembira dari Albany"...hehehhehe |
 | Aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.... Ya Allah, semoga Engkau bukakan segala pintu kemudahan untuk Uda Fitr... |
 | Poligami di Ridho i Istri....? Aku mau sekaleee......................... Mudah2 han istriku juga ridho nanti.............. |
 | Ikut komen nih ya : Walau halal menurut hukum Islam, menurut saya sendiri, sebijak2nya sang istri, engga mungkin bisa menerima posisi "diduakan", dan harus membagi sang suami tercinta dg wanita lain. Kalaupun "iya", satu, krn si istri memang bujak banget tapi saya yakin keputusan wanita utk menerimapoligami, udah pasti diembel-embeli beberapa faktor spt : faktor media (krn mereka sbg figur penting di dunia keagamaan di Indonesia), figur publik, krn terpaksa, engga ada pilihan, faktor tekanan dari berbagai situasi, juga faktor agama. Tapi dari hati sang istri yg terdalam, jika sang suami mengijinkan hati sang istri utk curhat deeply, sang hati ini akan menangis dan sakit sekali. Apakah hal ini tidak kalah pentingnya dengan hukum Islam yg menghalalkan poligami dalam mengambil keputusan dari pihak suami utk menikahi wanita lain ?
Sekalian saya juga mau tanya nich : kenapa AA Gym memutuskan utk menikahi wanita lain ? Apa alasan dari pengambilan keputusan tsb ? Jawab yaa ...krn sang istri sakit, tidak bisa memnuhi kewajiban sbg istri ...???? |
 | Wah, naga-naganya sih topik "poligami" bakalan menempati urutan teratas jadi wejangan imam/ustad di hari pernikahan hehehe... Kalau nggak mau bete harus pakai pesan sponsor sebelumnya, Uda Fitr.... Akur sama Mbak Sofie mendingan doain Uda supaya lancar di hari bahagianya nanti, amiiiin.. |
 | Oh gitu toch, Emergency ...Maaf mbak Ari, krn saya baru aja denger kabar AA Gym nikah lagi, jadi belomsempat baca2 berita di internet gitu ...biasanya sich rajin baca detik.com. Pas kebetulan dpt email dari temen yg ngabarin kalo Aa nikah lagi.
Enak banget ya jadi cowok, dlm hal emergency boleh cari istri lagi, weleh weleh ... |
 | Terima kasih untuk doa2 Selly, mbakSofie dan mbak Ari. Doanya jangan cuman sekali aja ya...:) |
 | Hah? ngebahas juga? *gubrak banget deh* Tolooooong....
Btw, sempet aje ngebahas beginian, emang ga ada lagi yang lebih penting dan lebih wajib untuk dipikirkan. Ati-ati jatuh ke gibah loh :) Rie- |
 | kl perbuatan jelek yg dibenci setan tahu nggak uda? |
 | wah nggak/belum nonton film ini uda. aku nontonnya devil's advocate. q: orang-2 atheis itu menyembah 'tuhan' tp mereka nggak percaya bahwa Tuhan itu ada. gimana ya ngejelasinnya ke mereka, bhw atheis itu nggak ada, yg ada malah polytheis kan? |
 | Apa Mas tahu semua karaktr Wanita? |
| |